Gratis Ongkir dan COD untuk wilayah PEKANBARU ~ Admin : 08117697700

Mengenal Perbedaan Madu hutan dan Madu Ternak?

jenis lebah di indonesiaKamu suka mengonsumsi madu? Madu madu hutan  atau madu ternak?  Kamu konsumsi konsumsi madu yang mana? Apa kamu tahu cara membedakan antara madu ternak dan madu hutan?

Semua orang pasti sudah tau bahwa lebah adalah salah satu hewan yang menghasilkan Madu yang  menjadi salah satu asupan yang sangat menyehatkan. Madu memiliki banyak manfaat bagi manusia karena mengandung banyak vitamin serta nutrisi yang diperlukan tubuh kita. Sayangnya ada bebrapa madu kemasan yang beredar  di toko-toko telah mengalami proses pemanasan produksi sehingga membuat sedikit banyak mengurangi manfaat dan vitamin yang terkandung dalam madu .

Di artikel ini kami memberikan informasi  agar anda mengetahui Perbedaan kandungan dan vitamin yang terdapat dalam Madu Hutan Dan Madu Ternak.

Madu hutan adalah madu yang dihasilkan oleh lebah yang hidup di hutan. Jenis lebahnya bernama Apis Dorsata atau tawon Gung (istilah jawa) . Sedangkan madu ternak adalah madu yang dihasilkan oleh lebah yang diternakkan oleh petani lebah, seperti jenis Apis Cerana dan Mellifera, juga yang tanpa sengat seperti Trigona Itama. Perbedaan teknis kedua madu tersebut berasal dari lebah penghasil madunya. Madu hutan dihasilkan oleh lebah apis dorsata yang merupakan lebah besar dengan ukuran 1 cm sampai 2,5 cm.  Lebah hutan jenis  ini merupakan lebah madu Asia yang sangat aktif menghasilkan madu. Labah ini hanya hidup dan berkembang dikawasan tropis Asia dan sub-tropis, seperti   di Indonesia, India, Nepal, dan Filipina. Lebah hutan mengkonsumsi berbagai nektar  atau saripati  bunga – bunga pepohonan disekitar hutan (multiflora) sehingga madu yang di hasilkan lebih alami. Madu hutan juga mengandung Royal Jelly, Bee Pollen. Enzim Peroksidase, Diastase, Invertase, katalse, protease, Diastas, Dll

Sedangkan untuk madu ternak, madu ini dihasilkan oleh jenis lebah apis cerana dan lebah  apis melifera. Kedua Spesies lebah ini biasanya datangkan para petani dari luar negeri. Jika madu hutan dihasilkan dari lebah yang mengkonsumsi  nektar dari beragam pohon di hutan, maka lebah ternak hanya dari satu jenis pohon utama yang ditanam di sekitaran sarang lebah ternak itu sendiri (uni flora) dan  tergantung dari musim buah atau bunga. sehingga lebah ternak harus diberi gula sebagai sumber pakannya di periode tertentu.

Karena madu hutan ini termasuk ke dalam produk organik karena dipanen petani langsung dari pohon- pohon di hutan sehingga madunya sangat alami. Sedangkan madu ternak yang menghisap nektar pohon yang ditanam petani yang kemungkinan telah menggunakan pupuk kimia sehingga madu ternak ini tidak lagi organik. Untuk sarang lebah hutan, biasanya berupa sisiran yang menggantung di pohon batu, gua dan lainnya  . Sedangkan sarang madu ternak biasanya diberi sarang didalam box, sehingga sarang madu ternak terlihat lebih rapi dan utuh.

Walaupun madu hutan lebih cair jika dibandingkan dengan madu lebah ternak. Kedua jenis madu tersebut sama baiknya dan memiliki banyak manfaat. Hal ini dikarenakan kontur hutan yang lebih basah dibandingkan dengan sarang lebah ternak. Alhasil, madu hutan memiliki kandungan lebih banyak air di bandingkan dengan madu ternak.

Leave a Reply